Yuhuuuu pecinta cerbung..
Ini bagian terakhir dari cerbung Labuhan Hati Sang Bidadari. Kisah ke satu berjudul Sahabat Dan Cinta oleh Teteh Desri, sedangkan kisah ke dua ditulis oleh Mimi Allz dengan judul Mimpi Egi.
Cekidoot…..
Episode : Pertemuan Dua Hati
“Yudaaa…. Sudah siap, belum?” suara ibu Yuda terdengar dari arah ruang keluarga. Aneh rasanya, calon pengantin koq malas-malasan? Ibu mulai mengecek seluruh persiapan acara sakral buah cintanya.
“Duh kok gak dijawab sih…?”
Mata ibu mencari Bi Juju…..
“Bi Juju.. tolong Mas Yuda ditengok sudah siap atau belum, kita sudah terlambat nih!”perintahnya.
“ Njee bu…” Sahut Bi Juju.
Sesampainya di kamar Yuda,
“ Masya Allah… Mas Yudaaaa!! Kenapa toh Mas…? Lhaa kok henponnya berantakan gini toh..? Ayo cepet siap-siap Ibu sudah menunggu!”Bi Juju dengan sigap mengumpulkan henpon yang berantakan
Yuda bersuara sekuat tenaga tapi yang terdengar hanyalah bisikan. Itu pun dengan wajah menahan nyeri.
“Bi Jujuu… suarakuu…hilang.. dan semua badan terasa nyeri..”
“Apa Mas??!! Waduh…Bibi enggak bisa dengar?” suara Bi Juju yang meninggi terdengar oleh ibu.
Tak sabar ibu pun menghampiri Yuda. Kaget, bingung dan panik ibu melihat kondisi Yuda.
“Yudaaa…??!!” jeritnya. Yuda menunjuk leher dan lututnya. Ibu langsung sadar apa yang terjadi pada Yuda.
“Amandelmu sepertinya bengkak lagi, Nak. Sabar ya, kita harus tetap ke rumah Meitha. Ibu tidak bisa membatalkan acara yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari itu. Yuda yang kuat, biar nanti pakai kursi roda saja jalannya,” kata ibu memberi semangat. Dibantu oleh Bi Juju, ia membantu putra kesayangannya itu untuk segera bersiap dan membuang jauh-jauh pikiran pernikahan ini akan gagal.
Perlahan Yuda menyiapkan diri. Didalam hatinya ia ngadu….Ya Allah.. begitu besarkah dosaku, hingga kau uji aku dengan sakit ini disaat pintu keberkahan itu mulai terbuka. Ampunilah aku ya Rahmaan. Ku mohon jadikan sakit ini sebagai penebus dosa-dosaku.
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalir berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa
Biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang kauberi untukku
Ampuni khilaf dan salah
Slama ini ya Illahi…Muhasabah cintaku
Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika kuharus mati
Pertemukan aku denganmu
Dalam kepasrahannya terhadap kuasa Allah, masih terlintas dibenaknya,betapa akan terpukulnya Meitha jika ia tak jadi menikahinya hari ini. Teringat janjinya saat meminta Meitha untuk jadi istrinya.
Kata-kata cinta yang indah dan segala rencana yang telah mereka siapkan untuk mengarungi hidup bersama…..Oh Meitha, tunggu aku sayang!
Dzikir dan doa menguatkan Yuda untuk sampai ke tempat calon istrinya berada.
Ya Allah.. mudahkanlah aku untuk melangkah
Menuju Bidadari yang kudamba
Bidadari dengan cintanya yang merekah
Merekah dan wangi tuk menemani hidup hamba
Sesampainya di kediaman Meitha,semua wajah terlihat lega setelah melihat rombongan calon mempelai pria datang. Kekecewaan yang menggantung seakan mulai sirna berganti dengan tanda tanya, mengapa calon mempelai pria memakai kursi roda? Bukankah sebelumnya ia adalah laki-laki yang gagah dan terlihat selalu sehat?
Egi langsung menghampiri Yuda dengan kening berkerut cemas, ”Yud, ada apa? Kenapa bisa terlambat ? “
“ Amandel Giiii…..Yaagh.. nanti kujelaskan…,” dengan suara serak berbisik Yuda berusaha menenangkan sahabatnya.
“Ya Allah suaramu Yud, badanmu juga kelihatan lemas sekali!” Egi jadi tak enak hati. Bukankah hal ini sudah hadir dalam mimpiku semalam? Apakah Meitha bisa menerima keadaan Yuda sekarang? Egi menunduk beristighfar, Meitha tidak akan sepicik itu. Egi yakin.
“Aku bantu Yud,” kata Egi sambil memapah Yuda yang lemah.Yuda hanya mengangguk, matanya hanya tertuju pada meja tempat pengucapan ijab Kabul.
Yuda disambut oleh kedua orang tua Meitha. Sambil bersalaman iapun mengucapkan permintaan maaf.
“ Setelah acara ini, Nak Yuda harus segera ke dokter ya…” pinta orang tua Meitha yang menjadi sangat khawatir dengan kondisi kesehatan calon menantunya.
Meitha menghapus airmatanya, “Alhamdulillah ya Allah akhirnya Kau pertemukan aku dengan calon suamiku,”bisiknya lirih. Apapun keadaan Yuda, ia siap menerimanya.
Terlaksanalah ijab dan Kabul itu, semua orang terharu mendengar ijab Kabul yang diucapkan Yuda dengan suara yang menipis tetapi terdengar lantang dan kuat.
Ucap syukur dari semua orang yang hadir menyaksikan hari bersejarah ini.
Tak elak Egipun mengucap syukur sambil menghapus airmata terharu dan bahagianya.
“ Alhamdulillahirabbilalamin, telah Kau lancarkan jalan kedua sahabatku ya Allah. Alhamdulillah mimpiku semalam tidak terjadi. Barakallahulaka sahabat….”
Badan Yuda masih terasa lemah, nyeri itu masih ada, tapi kebahagiaan yang Allah anugrahkan padanya dan Meitha istrinya menghapus segala sakit yang dideritanya.
Tak henti-hentinya Yuda berucap dalam hati “ Ya Rahiim.. ampunilah khilaf dan salahku, berilah aku kekuatan untuk menjaga keluargaku.
Artikel ini diikutsertakan dalam Pagelaran Kecubung 3 Warna di newblogcamp.com.
Pesan Moril yang tersirat dari cerita ini diantaranya sahabat sejati kita adalah sahabat yang ikut berbahagia ketika kita bahagia, walaupun itu menyakitkan baginya.
Ada yang menemukan pesan moril yang lain dari cerita ini, yuuuk di bagi di comment ya..
Gambar diambil dari http://jilbablovers.wordpress.com/


alhamdulillah…akhirnya posting di detik-detik terakhir
hihii.. inget tadi dah disentil mbak en teteh tapi didepan ada bos huaaaa… ngebuuut.
Waaaaw….Yuda yang beruntung, Egi yang tabah, dan Meitha yang setia.
waktu bikin cerita ke satu teteh sempet ngebayangin Meitha nikahnya ma Yuda loh…hehehe…
ketauan sifat aslinya yang ga sabaran
Ada yg mlirik cerbung ini jd sinetron gak ya..
Huahahaha,…
harusnya sih ada say
secara drama banget…hahaha
uhuuy semoga biar kita ikut tenar huehehee
[...] menentukan masa depan mereka? Ikuti kelanjutannya di…..Tanti! Simak kisah part 3 yang berjudul “Pertemuan Dua Hati” yang digarap Tanti di [...]
teteh parah…daftar ke pakde nya salah mulu..hahaha
geumpeur pisan…
today is geumpeur day…
Terima kasih atas partisipasi sahabat
3 artikel telah saya baca dengan tuntas.
Grup anda akan segera di daftar sebagai peserta
Silahkan cek di page Daftar Peserta Kecubung 3 Warna
newblogcamp.com
Salam hangat dari Markas BlogCamp Group – Surabaya
Tenkyuu pak de ganteng..
belum baca,
tinggalin jejak dulu ah, nice to have you back
3 teman lama yang lama ngumpet akhirnya muncul demi K3W, asyikk…
Saluttt pakde dengan ke 3 sahabat ini, tau tau eh malah ngasih tau
salam takzim eeeehhh salah itu mah punya mas isro..
kita emang anak baik kok pasti ngasih tau.. halah apa siih…
tanpa dukungan semangat dari pak Isro, tim ini ga akan terwujud
tengkiu lo pak
Ci luk baa…
Miss U mbak monda.:D
Alhamdulillah…uda rebes ya teh..insyaa ALLAH usahany uda maksimal… Bismillah
very-very maksimal euy
HUALLLOOOOOOOO MBAAA MONDAAAAAAA
posting pas pulang kantor. Buru2 soale udah gak ada org diruangan.hiii
Mo pulang lari2 sampe tempat absen gak kerasa kaki kiri sepatu, kaki kanan sandal.
Huaaa lari lagi ke ruangan takut ada org yang liat.
Udah di depan kantor, ngejar temen mo nebeng.
Sampe rumah ditelpon ada tamu mo dateng. Oo… gak ada buat nyuguhin, ada sup krim instan, lgsg bikin zuppa soup.
Dapet sms dari mimi, lupa ama “si pesan”, walaahh… sambil mikir sambil aduk2 soup.Ting… datang pencerahan dari mimi. Lari nyalain kompi, pak Aryo yg lg nyuci,diminta brenti dulu, hehehe dimintai tulung nungguin oven dulu.
Legaaa dah di update. dari yg kategorinya masih “Cake” udah ganti jadi “Event”
Smoga kerja kita membuahkan hasil…. amin
Muuach for the bakoelz
segini nih maksimalnya kita ya Tan…hehehe…. semoga ikhtiar nya menghasilkan…(ngarep lagiiii…)
amin ya robbal alamin
pernikahan itu kuasa Allah,,seberapapun kita telah memepersiapkan segala sesuatunya maka hanya kuasa Allah lah penentu terlaksana atau tidaknya…sampai sehari menjelang pernikahan pun seharusnya kita tetap bertobat dan memohon ampun pada Allah karena segala rencana kita bisa jadi bukan rencana Allah, Saya seringkali menemukan pernikahan gagal di hari H. Jodoh itu tetap misteri sampai ijab qabul…^^cerita yang berakhir manis,,tak bisa ditebak…
Setujuuu mbak puteri…
Tenkyu ya mbak sudah mengikuti cerita kami.
Salam sayang..
Mimi sama Tanti tuh yang pengen happy ending…kalo nanya daku, pasti dah aku jodohin tuh Meitha ma Egi….daku kan kejam…hahaha
emang harusnya happy ending weeek
HIYAAAA ADA YANG CURCOLLLL…Å♓ª ♓ª ♓ª ♓ª ♓ª =))=))=))
@ putri: dikow bijaksana sekali,nak… Salam sayang… **xixiiii si ummi sok tua bangedz…
bener yg dibilang Mbak putri, soale aku pernah datang ke undangan adiknya temenku (adiknya cowok)kebetulan acaranya di rumah mempelai cowok. Kan di undangannya ada foto calon pengantinnya…pas aku sampe di tempat acara….koq pengantin wanitanya beda sm di foto, beda banget pokoknya……sangking penasaran, begitu sampe rumah aku lihat lg fotonya di undangan, ternyata bener pengantin ceweknya beda. Pesan moralnya kalo bisa bikin undangan jangan yg pake foto heheheh……
wiihh ada juga ya kejadian kayak gituh.. kirain cuma di sinetron ajah..
pesan moralnya setuju sekalii… kepada calon pengantin, jgn bikin undangan pake foto, selesai acara undangan dibuang, gak mau kan foto kita ada di bak sampah hehehe
hahaha…biar ga malu kalo beda mempelai ya mama ina
Salam Takzim
Akhirnya Arrahman terucap
Subhannalloh ceritanya mengandung hikmah
semoga menang di acara K3W nya ya
Salam Takzim Batavusqu
Amin ya Robbal alamin..
Tenkyu mas Isro
doooh…bidadarinya manis sekali
busana tradisionalnya korea dipadu dengan jilbab
pantes banyak yang ngarepp
huhuhuu di apus dulu yaa
emang bole ya say pake ilustrasi?
erase done,
ntar pasang lagi aaah
pernikahan itu adalah jalan menuju keberkahan, kalau sudah dijadwalkan bagaimanapun juga akan dimudahkan olehNya karena kesunguhan hati untuk melaksanakannya.
Cerita sudah dicatat dalam buku besar juri, terima kasih
terima kasih juri kecub 2
smoga kita jadi pemenang ya…
huaaa ngarep dot com
pean moral, mua nikah kudu operasi amandel dulu
huahahahahaaa…
mbak mondaaaa sini ta’ cium looh
halah, nggak pakai edit lagi langsung klik, salah semua tuh
Subhanallah… kegigihan dan kesungguhan mengalahkan ketidakberdayaan fisik untuk terus melangkah..
dan persahabatan yang indah telah ditunjukkan dalam cerita ini.. semoga dapat diambil hikmahnya..
walaupun agak terlambat, Juri Kecub datang,, untuk mengecup karya para peserta,, mencatat di buku besar,, semoga dapat mengambil hikmah setiap karya dan menyebarkannya pada semua
sukses peserta kecubung 3 warna..
Tenkyyuuu atas kecupannya juri cantik hihihii
Jadi megangin leher, Alhamdulillah baik2 saja
Semoga sukses pada K3W ya, Mbak
masih ada lehernya. alhamdulillah… tenkyuu kaka… doakan ya..
Abis posting kejar tayang kemaren aq kena radang tenggorokan… Eh bener say jangan ketawa loh…Tanya aja ma mamah… Ini baru sembuh n suarakuh jade seksehhh skalee hehehe…
Abis nulis yuda sakit eh penulisnya sakit beneran huhihi…
akuu jugaaa sariawan dimana2… kecapean kali yah..
Wah, malam pertama yang kelabu
Kisah telah disimpan dalam memori untuk dinilai.
Salam hangat selalu.
semoga nilainya baguss..
huhuhuuu H2C nih
salam kenal..kisahnya begitu menyentuh..
salam kenal juga…
Tenkyuuu.. sayang gak menang hihihi…
Sering2 main ya mbak Baju Tanah Abang