Bicycle Cake

Alhamdulillah… dapat rejeki nih… Orderan plus tantangan seru.

Ibu yang cintaaaaa banget ama anaknya ini, sengaja order untuk seru-seruan keluarga. Daripada musti dirayain repot, mending pesan kue seru, bikin acara makan2 keluarga inti, dan tiup lilin. Ibu cantik ini pesan cake dekorasi fondant yang bercerita “Kakak bersepeda dengan adik tersayang”.

Hmm sempet bingung nih, kira2 kuat gak ya fondantnya ditumpangin figurine orang. Yups dicoba aja… Semangaaaatttt!!!

Mbuat base cake dan ganache nya Jumat sebelum berangkat kantor. Cepet-cepet pulang kantor rapihkan cake-nya dan mulai oles-oles. Uleni fondant, giling, selanjutnya si cake di selimuti fondant. Oce mulai membuat sepeda…. hehehe.. kenapa jadinya kayak motor ya… di modif dikit… jadi seperti sepeda lipet yang tiang depannya panjang. Ternyata berat juga nih.. lihat rodanya ampe mendelep. Yang penting masih keliatan kayak roda sepeda, cuekin aja ya…

Dekor samping-sampingnya itu dadakan, gak disiapin dari hari sebelumnya. Bikin yang seperti ini enjoy banget, soalnya ide bebas dari yang bikin. Utamanya tema dari ibu cantik sudah beres nangkring di atas cake. Oiya.. dekorasi 3D ini butuh penyangga, nah untuk penyangganya biar dia bisa berdiri, pakai spagheti. Kenapa pilih spagheti, karena spagheti adalah bahan makanan, jadi tidak ada resiko keracunan. Memang di Indonesia belum ada undang2nya, tapi di luar negeri sudah ada yang mengatur kalo penghias kue yang dipakai hanya boleh yang berbahan dasar makanan juga.

Ini dia hasil ngubek-ngubek fondant… tampak depan dan samping.

Sabtu pagi siap dikirim dan O..o… ternyata box kuenya gak cukup, tinggi figurinenya melebihi tinggi boxnya. Cari-cari box tambahan, dapat deh.. alhamdulillah masih punya sisa box cupcake isi 4. Potong sana-sini, lem sana sini… jadi lah…

Let’s Go…. kirim kue….

Happy Birthday Gadis Cantik…

Semoga panjang umur, sehat, tambah pinter, selalu berbakti pada orang tua, dan sukses terus untuk sekolahnya.

Salam sayang selalu..

Advertisements

Pisang Goreng Keju

Hari minggu, 2 minggu yang lalu… kelamaan nih gak posting..

Sebenarnya sih ngidam singkong, tapi gak ada yang bagus. Ada pisang… yah jadilah pisang yang dibeli. Pisang Raja lumayan besar-besar.

Simpel aja deh.. pisang dikupas kulitnya, digoreng pake margarin, parutin keju, kasih susu kental manis, dikasih coklat chip juga enak… tapi sangking pucetnya, coba dikecrotin topping selai strawberry.

Beginilah setiap minggu pagi menjelang makan siang harus selalu menyediakan makanan selingan, karena pak Aryo selesai badminton, perut laper, hidangan makan siang belum siap. Yang paling cepat ya hidangan pisang ini, atau singkong goreng keju. Anak-anak pasti juga suka… kecuali anak saya… Adi lebih suka pisang polos yang gak diapa-apain, langsung dipotong dari tempat sisirnya pisang.

Happy Anniversary (16 April 2010)

Alhamdulillah kami sudah 5 tahun hidup bersama. Di Tahun ke-Lima ini banyak sekali pelajaran yang sudah kami dapatkan, dan masih harus terus belajar agar rasa percaya di antara kami bisa terus terjaga… (hmmm jadi serius nih..). Ini dia pelajaran untuk kita semua..

  • Konsistensi. Dalam segala hal, perkataan kita, khususnya yang sifatnya janji akan terus direkam oleh pasangan. Ketika kebiasaan yang terbentuk dari sebuah janji (yang dibangun berdasar kesepakatan) terlanggar, tak heran jika pasangan kita akan merasa terkhianati kepercayaannya.
  • Tepat waktu. Ya, sesekali terlambat memang bisa dimaafkan, tapi jika berkali-kali? Ingat, ketika kita menetapkan waktu untuk bertemu atau melakukan sesuatu, itu berupa janji, juga, lho.
  • Lakukan apa yang kita katakan akan lakukan. Masih seputar konsistensi, ketika kita mengatakan akan melakukan sesuatu, lakukanlah. Termasuk ketika berjanji untuk menelepon.
  • Jangan berbohong. Bahkan berbohong untuk kebaikan sekalipun.
  • Berusahalah untuk bersikap adil, bahkan ketika dalam argumen sekalipun.
  • Cobalah untuk lebih sensitif terhadap perasaan masing-masing. Sah-sah saja ketika kita dan si dia berbeda pendapat, tapi jangan lupa untuk memikirkan perasaan si dia juga.
  • Jangan lupakan hal-hal kecil tapi penting, seperti memberi kabar. Terutama ketika akan pulang terlambat. Termasuk hal-hal spontan tapi manis, misal memberinya kado sesuatu yang ia sukai di hari ulang tahun atau hari lain.
  • Berbagi peran amatlah penting. Jangan biarkan hanya satu pihak saja yang menanggung satu permasalahan.
  • Usahakan untuk tetap tenang dalam segala kondisi apa pun. Ketika salah seorang bereaksi berlebihan, maka akan ada saja hal yang terasa salah.
  • Selalu pikirkan kata-kata yang akan diucapkan. Jangan sampai terlontar kata-kata yang nantinya akan kita sesali karena kata-kata, sekalinya terlontar, sulit untuk ditarik kembali.
  • Mengungkit hal-hal lama yang pernah menyakiti kita atau dia bukanlah hal yang bijaksana.
  • Hargai batasan pribadi pasangan.
  • Minimalisir dan atur sebaik-baiknya rasa cemburu yang sempat hinggap di hati. Rasa cemburu berlebihan justru bisa membuatnya pasangan kita lari.
  • Jadilah pendengar dan pasangan yang suportif, termasuk ketika ia butuh tempat untuk bersandar.
  • Jangan lupakan humor.
  • Belajarlah untuk merelakan segala hal yang pernah menyakiti, ambil saja pelajarannya, cobalah untuk saling menerima dan menikmati kehadiran satu sama lain.
  • Untuk bisa menjalani hubungan yang langgeng, diperlukan “saling“. Saling berusaha untuk menjaga agar hubungan kita tidak hancur karena tidak dipelihara.
  • Kerjasama, kemauan, dan keterbukaan kedua pihak untuk mau melihat inti permasalahan dan memperbaiki apa yang perlu diperbaiki.
  • Jangan berpikir bahwa masalah yang dihadapi dengan si dia saat ini akan terselesaikan dan tak akan ada jika kita bersama orang lain.

Doa Keluarga Sakinah
Wahai Tuhan kami! Karuniakanlah kepada kami istri dan keturunan yang menjadi cahaya mata, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang memelihara dirinya (dari kejahatan) .” (Q.S. Al-Furqaan [25]:74)

Ya Allah… Jadikanlah keluarga kami Keluarga yang Sakinah Mawaddah wa Rahmah… amin..

Untuk Anniversary kita tahun ini, karena gak ada perayaan, ya.. bikin kue aja ya.. makan rame-rame dan kirim ke tetangga terdekat.

Strawberry Cheese Cake UnBake , maksudnya di bekuin aja di kulkas, jadi tanpa oven nih. Naaahhh yang belum punya oven bisa dicoba nih resepnya. Tapi karena pake cream cheese, sepertinya bahannya agak sulit didapat di pasaran. Di Carrefour, cream cheese ini tersedia di bagian pendingin, nyampur ama tempat butter atau jus. Resepnya cekidot ya..

STRAWBERRY CHEESE CAKE

Sumber : Mbak Ria Heliyanti
Bahan Alas :

125 gram cream crackers (merk Roma yg bungkus kuning itu)
1 sdm gula halus (jangan lupa diayak)
80 gr unsalted butter, lelehkan.

Cara membuatnya :

Siapkan loyang spring form (bongkar pasang) ukuran diameter 18 cm.
Letakkan loyang pada cake board yang berukuran lebih besar dari loyang.
Pasangkan plastik mika pada sisi bagian dalam,
ke 2 ujungnya disatukan dengan double tape.

Hancurkan cream crackers dengan food processor
sampai halus
(kalo gak ada pake ulegkan atau pake rolling pin –
tapi biskuitnya tetap dalam bungkus plastik ya).
Campur biskuit, gula halus & butter leleh, aduk rata.
Tuang ke dalam loyang, ratakan dan padatkan dengan sendok.
Masukkan kulkas selama 1 jam.

Bahan Cheese :

375 gram cream cheese
125 gram gula halus (ayak)
250 gram whipcream

3 sdm air jeruk nipis
1 sdm gelatin bubuk
50 cc air

Cara membuatnya :

Tim gelatin & air hingga larut, sisihkan.
Kocok cream cheese dan gula hingga lembut,
tambahkan air jeruk nipis, kocok hingga rata.
Kocok whipcream hingga kaku.
Tuang sebagian whipcream kocok ke dalam adonan creamcheese, aduk rata.
Tuang lagi sisanya, aduk rata.
Masukkan larutan gelatin, aduk hingga rata.
Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan lalu
simpan di kulkas semalam.

Bahan garnish :

3 sdm strawberry jam
1 sdm air panas
strawberry segar secukupnya

Penyelesaian :

Campur selai dengan air panas, aduk rata dan biarkan dingin.
Tuang ke atas cheese cake, ratakan lalu
tambahkan strawberry segar.

Rasanya  segeerr, pas sekali disantap di hari yang panass.

Onde-onde Ketawa (dipaksa ketawa)

Masih ingat dengan kue onde-onde ?

Ya.. kue berbentuk bulat dengan isian kacang hijau dan variasi wijennya. Tapi yang gak ada isiannya juga ada loh… dikenal dengan nama Onde-onde Ketawa. Dengan bahan dasar terigu, bentuknya bulat juga hanya lebih kecil dari onde pada umumnya. Makanan jaman baheula ini, dulu masih banyak di warung-warung, sekarang udah susyah dapetnya.

Yuk ah kita coba mbuat…

Resepnya di dapat dari NCC / ibu Fatmah.

Bahan:
500 gr    tepung terigu protein rendah
1 sdt   Baking Powder Double Acting (BPDA)
150 gr  gula pasir
50 gr   margarin
1 sdt   vanilli
4 btr   telur
 
Bahan lain:

1 mangkok   air
100 gr      wijen putih
1 ltr       minyak goreng
 
Cara Membuat:
1. Campur tepung terigu dan BPDA, aduk rata. Sisihkan.
2. Kocok mentega dan gula pasir hingga lembut, masukkan telur satu persatu sambil tetap dikocok sampai mengembang. Matikan mixer.

3. Tuang terigu kedalam adonan telur, aduk rata dan ulen perlahan sampai bisa dipulung.
4. Bentuk bulat seperti bola ping-pong, celupkan kedalam air sebentar langsung gulingkan diatas wijen putih.

5. Goreng dalam wajan dengan minyak banyak dan api sedang hingga mekar dan berwarna kuning kecoklatan.
6. Angkat. Tiriskan. Dinginkan dan simpan dalam toples.

Saya buat 1/2 resep.

Hiksss… tapi ada yang aneh nih… ditunggu-tunggu kenapa pas nggoreng si onde gak mlethek alias ketawa-ketiwi yah…  So akhirnya dengan sangat terpaksa si onde dipaksa ketawa dengan membelah permukaan atasnya dengan sutil penggorengan. Hehehee… itu ketawanya sambil bete kali ya… Wong ga mau ketawa kok dipaksa siiihh…

Weis lah.. yang penting sudah terobati kangennya dengan makanan jadul ini.

Brownies Kukus (Ny. Liem)

Sudah lama tak menikmati lembutnya brownies kukus. Inget gak yang membuat brownies kukus ini booming, ya.. Brownies Kukus Amanda di Bandung. Dulu untuk mendapatkan brownies kukus ini nguantrinya sampe ke depan toko, alhasil banyak yang jadi reseller di pinggir-pinggir jalan atau di tempat-tempat publik seperti terminal, stasiun, mungkin sampe bandara ya..

Pecinta kuliner yang senang berkutat di dapur langsung cari-cari resep dan cara pembuatannya. Salah satu yang punya resep brownies kukus adalah Ny. Liem juga dari Bandung. Wah resep ini sudah terkenal dan jadi andalan bakulan kue. Menurut saya, resep Ny. Liem ini lebih enaaaak. Saya kurang suka dengan wanginya mbak Amanda, saya lebih suka wangi coklat asli, eits bukan berarti mbak  Amanda gak pake coklat asli looh. Coba deh bisa dibuktikan perbedaannya, dengan mencoba resepnya auntie Liem ini.

Sekalian memenuhi order dari mbak Ningkat, mbikin juga ah buat sendiri… sok di cekidot yang mau ikutan bikin.

Bahan-bahannya :

  1. Telur 6 butir
  2. Gula 225 gram
  3. Vanili secukupnya (saya : 1/2 sdt)
  4. Garam secukupnya (saya : 1/4 sdt)
  5. Emulsifier 1/2 sdt teh
  6. Terigu 125 gram, ayak, aduk rata dg coklat bubuk (saya : aduk rata dulu, diayak saat dimasukkan ke adonan)
  7. Coklat bubuk 50 gram, ayak, aduk rata dg terigu
  8. Minyak 175 ml
  9. Dark Cooking Cokelat 100 gram, lelehkan, campur dg minyak
  10. Susu Kental Manis (SKM) 75 ml (saya : gak pake)

Caranya :

  1. Kocok telur, gula, emulsifier, dan vanili  hingga mengembang, masukkan garam kocok lagi sebentar.
  2. Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat bubuk sambil diayak, aduk perlahan hingga rata.
  3. Masukkan campuran minyak dan DCC, aduk hingga rata.
  4. Sisihkan sepertiga bagian adonan, beri SKM, aduk rata. (saya : bagi adonan menjadi 2 )
  5. Bagi 2 adonan tanpa SKM, bagian I kukus selama 10 menit, tambahkan adonan dg SKM selama 10 menit, terakhir masukkan adonan sisa tanpa SKM, lanjutkan mengukus selama kurleb 20 menit. Angkat. (saya : masukkan adonan I kukus selama 10 menit, tambahkan / taburkan meises atau DCC yang sudah di iris, masukkan adonan II, lanjutkan mengukus hingga kurleb 20 menit. angkat)
  6. Saya pake loyang 30 x 10 cm, jadinya 2 loyang.

Ada beberapa tips membuat Brownies Kukus (Brokus) :

sumber : http://mamagabymichelle.blogspot.com

  • Saat membuat brokus dengan lapisan, jangan pernah mengeluarkan loyang dari kukusan, penambahan isi sebaiknya dilakukan dengan posisi loyang tetap di dalam kukusan (jika kurang nyaman karena uap panas, disarankan untuk menggunakan sarung tangan).
  • Pastikan air kukusan sudah mendidih dan menghasilkan banyak uap. Lapisi tutup kukusan dengan serbet, meskipun kukusan sudah punya saluran untuk mengeluarkan uap air yang berlebih.
  • Ketika loyang dimasukkan ke dalam kukusan, kecilkan api dan selalu gunakan api sedang. Api besar berpengaruh terhadap hasil akhir brokus yaitu hasil jadi permukaan brokus bergelombang. (yang penting, apinya sudah cukup untuk mempertahankan air kukusan tetap mendidih dan menghasilkan uap yang cukup banyak).
  • Brokus yang sudah matang, sebaiknya langsung dikeluarkan dari kukusan. Diamkan sebentar lalu segera dikeluarkan dari loyang (jika terlalu lama di dalam kukusan, meskipun tutup kukusan sudah dibuka, bagian bawah brokus akan basah).
  • Jangan melepas kertas roti jika brokus belum benar-benar dingin agar sisi brokus tidak rusak jika kertas roti dibuka saat brokus masih panas.
  • Jika brokus tidak habis sekali santap, simpan dalam lemari es dengan dibungkus kantung plastik atau kotak kue. Jika ingin menyantapnya, cukup dikukus sebentar selama 5 – 10 menit atau dihangatkan sebentar di Magic Jar.

Ini dia.. panas-panas langsung difoto….

Siiip deh orderan mendadak pun selesai…

Cup Cakes tema suka-suka

Cup cake pesanan mbak Dame, temanya suka-suka yang bikin, jadi disesuaikan dengan keadaan saat itu aja. Sayangnya saat itu hujan deras, alhasil setelah selesai, cupcakes langsung di packing dan masuk kamar ber AC, soale gak punya hairdryer yang buat ngeringin fondant.

Oiya cupcakes ini pake base cake Devil’s Food Cake yang nyoklaaaatt banget rasanya.

Oce dimulai dari kategori Hoby. Lihat pak Aryo sedang berlappy ria, liat-liat daftar mobil second katanya, jadi deh Notebook Cupcake. Dilanjutkan dengan karaoke yang jadi kegemaran kita akhir2 ini. Kalo kita karaokean pake tipi, kayaknya gak cukup deh fondant-nya, jadi Mini Compo Karaoke Cupcake.

Trus… bikin Ipod ini gak sengaja sih, tadinya cuma mo bikin HaPe, tapi kok lebih bagus dibolongin di tengah, seperti yang sekarang lagi ngetrend. Tanya-tanya pak Aryo ini jadinya kok gak kayak HaPe ya… kata pak Aryo ini namanya I-pod, ocre lah ditambah assesoris earphone lucu kan… I-pod Cupcake.

Wah kalo badminton mah udah biasa. Hampir tiap hari Adi minta main badminton didalam rumah. Yang ada si shuttle cock  kepentok-pentok plafon, kipas angin, lemari atau tembok. Yang penting hepi, walo rumah kecil, kalo tengah rumah dikosongin bisa juga jadi lapangan mungilnya Adi. Badminton Cupcake dipersembahkan untuk Badminton mania.

Hobbies Cupcake

Summer Cupcake, nah yang ini terinspirasi dari mulai redanya hujan di luar. Kalo hujan dah berenti kan daun-daun dan bunga-bunga terlihat segerrr banget.. sesegar warna Flower Cupcake, terkadang ada juga pelangi yang menghiasi awan…. wuuihhh indaaahhnya Pelangi/Rainbow Cupcake.

Kok ada ikan badut, ini mah karena Adi keseringan nonton VCD cerita ikan Bungbung (VCD hadiah susu), jadi kepikir lucu juga kalo dibikin ikan badut (clown fish)/Nemo Cupcake.

Summer Cup Cake

Yaaahh.. mulai deh kehilangan ide, yo weis clingak-clinguk lihat sekeliling dapur, tring mata pas berhenti di kardus Obun Tosuta (Oven Toaster). Yeaahh.. coba dibentuk-bentuk.. harus ada rotinya nih… untuk roti panggang yang udah jadi di beri bintik-bintik coklat (ceritanye), pake sprinkle hitam. Nah miripkan Bread Toaster Cupcake dengan aslinya.

Trus mikir lagi deh sambil bulet-buletin fondant karena lihat tea set yang di simpan di lemari. Dian (anak asistenku) tanya “Bunda bikin apa..?”, gak lama…. pak Aryo dateng ” Sekarang bikin apa nih Bun ?”, Adi dengan santainya mendekat..” Bunda bikin teko..?” Yesss bener… itu jawabannya… Dian & pak Aryo senyum-senyum. Hihiiii lucuuu anak kecil ini langsung tau euy, cerdass. Ditambah gelas mini jadi Tea Set Cupcake.

Duh itu di cup-nya masih blepotan tepung maizena dari tanganku.

Kitchen Stuff Cupcake

Yang terakhir Diary Book Cupcake, dengan inisial huruf D, bisa diartikan buku milik mbak Dame atau buku Diary. Dan bikin amplop ini emang lagi bener-bener kehilangan ide, pas ada sms hehehee… jadilah Envelope Cupcake seperti simbol di sms.

Mail Cupcake

Tema yang terpikir hanya ini, yang lainnya dengan tema sama tapi beda warna, gak sempet ke foto.

Semoga olah pikir dari sang pembuat berkenan untuk meramaikan Birthday Party-nya mbak Dame sebagai buah tangan / goodie bag teman-teman.

Happy Birthday mbak Dame… Semoga sehat dan sukses selalu… dan terima kasih banyak untuk orderannya, mengobati rinduku bermain dengan fondant hehee…

###

Ini e-mail balasan dari mbak Dameria

Dear Aryo & Tanti,

Thank’s a lot for the cake.I really like it.

Also a deep appreciation for your creative ideas, it’s really nice. Semoga bisa berkembang & lebih maju lagi, Amin….

Roti Boy

Hari jumat minggu lalu, pas istirahat siang, waktunya bapak2 pada jumatan di masjid, ibu2 jumatan di ITC hihiiii… ITC terdekat didaerah Cempaka Putih, namanya ITC Cempaka Mas. Dengan ongkos 2000 perak naik metromini 03, atau kalo yang ngikut banyak, pake T4XI cuman 12,000 itupun karena harus nambah buat tarif masuk taksi yang sekarang kudu bayar.

Nah ngomong2 tentang roti boy, di Cempaka Mas gerai roti Boy baru buka. Biasanya dulu untuk menikmati rotiboy harus ke Sarinah Thamrin (soale daku cuma tau yang disitu ajah). Kalo udah masuk sarinah, widiiiihhhh wangi aroma kopi menusuk hidung. Untuk pecinta coffemix (bukan kopi item) seperti saya, gak kuaaaattt pinginnya beliiii aja. Hebatnya gerai roti boy ini, padahal cuma satu item loh, dan kalo di lihat ya cuma roti (bun) rasa kopi aja, tapii bisa rame en laku banget. Wah two tumbs up deh. Oiya harga sekarang 7000 perak untuk atu roti.

Nah karena udah ada yang dekat dari kantor, beli deh buat sore, biasanya alarm perut manggil kalo jam-jam segitu. Tak lupa bawa satu buat si Adi chubby. Sampe dirumah, walaaaahhh dia minta lagih… Firasat kudu bisa bikinnya nih. Belon selesai ngimpi bisa bikin roti boy, pak Aryo langsung bilang, “Bunda bikin dong roti beginian…”.  🙂 hehe.. ntar dicoba dulu ye…

Alhamdulillah ternyata sudah beredar resep roti topping kopi ini, mbah google yang cariin. Kayak gini nih resepnya

sumber : milis NCC, sedap sekejap

Bahan A:

500 gr tepung terigu protein tinggi
220 ml air putih hangat suam-suam kuku
11 gr ragi instan
2 butir telur
25 gr susu bubuk

Bahan B:

75 gr unsalted butter
1 sdt garam

Isian:

160 gr salted butter, bagi menjadi 16 bagian @10 gr lalu bekukan

Bahan Topping:

75 gr unsalted butter
100 gr tepung gula (gula pasir di blender)
2 sdm kopi instan atau 1 sdt pasta moccha tergantung selera (2 sdm indocafe coffeemix)
1 butir telur
75 gr tepung terigu protein rendah
20 gr susu bubuk
1/2 sdt essence coffenoir (gak pake, gak punya sih)

Caranya:

  • Campur semua bahan A, uleni hingga kalis.
  • Masukkan bahan B, aduk dan uleni hingga rata dan elastis.
  • Bulatkan adonan, diamkan 30 menit.
  • Kempiskan adonan, timbang @60 gr, pipihkan, isi dengan bahan isian, bulatkan kembali.
  • Diamkan 45 menit.

Topping:

  • Kocok mentega, tepung gula dan kopi instan hingga lembut, masukkan telur, kocok merata.
  • Masukkan tepung terigu dan susu bubuk dengan cara diayak.
  • Masukkan essence coffenoir, kocok hingga rata.
  • Semprotkan adonan topping ke atas adonan roti dengan plastik segitiga ( bentuk melingkar seperti obat nyamuk bakar dari puncak roti sampai 3/4 ke bawahnya)
  • Panggang dengan suhu 160 derajat celcius selama kurang lebih 15 menit.
  • Siap disajikan hangat.

Dari hasilnya, masih beda sih dengan aslinya, secara dia nguleninnya pake mesin, kite pake tangan…. lumayan pegel uy. Tapi beda tipislah rasanya mah… Malah pak Aryo pikir itu dalemnya keju, hihiiiii…. ke tipuuu, wong cuma butter aja. Wangi butter itu kan berasaaaa banget susunya, jadi pikirnya keju.

Luka bakar Adi

Sangking harumnya, setelah si loyang keluar dari oven, Adi langsung mo ngambil, alhasil tangannya jadi luka bakar deh kena loyang panas. Padahal udah diwanti-wanti jangan diambil dulu. Bener-bener deh…. biarin lah kan belum pernah kena luka gara2 kepanasan loyang (hehehe dasar nih si emaknya). Untung langsung dikasih salep bioplacenton (jadi salah satu persediaan di dapur nih)

Penampakan si roti kopi…

Eits satu lagi yang membedakan, aslinya si roti boy rapih, versi bundanya Adi berantakan, dimana2 pada nempel hihii..